Jumat, 04 November 2011

2012 Sriwijaya air sediakan kursi penumpang bisnis

Jumat, 4 November 2011 13:12 WIB 


Surabaya (ANTARA News) - Maskapai penerbangan Sriwijaya Air akan menyediakan kursi penumpang kelas bisnis pada tahun 2012 karena ingin memberikan pelayanan penuh "full serviced" kepada masyarakat penerbangan nasional.

"Kami coba menyasar kelas penumpang tersebut seiring besarnya permintaan pasar di Tanah Air. Kalau sekarang kami masih menawarkan kursi ekonomi untuk semua penerbangan," kata "District Manager" Sriwijaya Air Surabaya, Hendrik Ardiansyah, ditemui di kantornya, di Surabaya.

Menurut dia, kursi bisnis yang akan disediakannya tahun depan diujic obakan pada sejumlah rute penerbangan. Salah satunya Surabaya - Jakarta.

"Saat ini yang sudah kami siapkan ada satu unit pesawat Boeing 737-300 untuk dioperasionalkan pada tahun 2012. Dari total kursi di armada tersebut, 12 kursi di antaranya merupakan kursi penumpang bisnis," ujarnya.

Upaya tersebut, ungkap dia, sekaligus memenuhi permintaan pasar penerbangan seiring besarnya potensi masyarakat menggunakan pesawat terbang.

"Kondisi tersebut tampak dari pencapaian keterisian kursi penumpang load factor-nya di mana per bulan September 2011 terealisasi 97 persen meskipun per Oktober lalu di posisi 95 persen," katanya.

Ia meyakini, sampai akhir tahun ini pencapaian load factor melebihi 90 persen menyusul jangkauan penerbangannya khusus yang berangkat dari Surabaya sudah mencakup 18 rute penerbangan di Tanah Air per hari.
(ANT)




Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © 2011

BI batasi bunga kartu kredit

Jumat, 4 November 2011 15:09 WIB 


Jakarta (ANTARA News) - Bank Indonesia dalam tahun ini akan mengeluarkan aturan yang membatasi penerbitan kartu kredit termasuk suku bunga yang dikenakan karena dianggap terlalu tinggi.

"Kita memang sudah lama memproses untuk memperbaiki standar penyelenggaraan kartu kredit, kita anggap itu perlu agar di satu pihak customer terlindungi lebih baik, di pihak lain penerbit atau pelaksana beroperasi dengan prudential yang lebih baik," kata Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution.

Di antara berbagai aturan pembatasan kartu kredit itu, menurutnya BI akan mengatur batas maksimal suku bunga yang dikenakan kepada pengguna kartu kredit.

"Kita tidak atur bunganya tetapi kita atur maksimumnya, kalau kurang boleh, tapi tidak seperti sekarang ada yang sampai 3,5-3,75 persen (per bulan), sementara customer tidak mengerti berapa bunga dan konsekuensinya," kata Darmin.

Ia juga menilai suku bunga yang dikenakan kartu kredit sekarang sudah terlalu tinggi, sehingga perlu dibatasi.

Selain itu, BI juga akan membatasi kepemilikan kartu kredit berdasarkan kemampuan keuangan pemiliknya, sehingga mengurangi risiko gagal bayar bagi para pemiliknya.

"Kita juga buat aturan tidak semua orang boleh punya kartu kredit sebanyak-banyaknya,

kita akan atur itu, nanti ada di aturan pelaksanaan, maksimum dua kartu kredit dari dua provider saja, jangan banyak-banyak," katanya.

Selain itu, BI juga akan mengatur pengenaan bunga berbunga dari tagihan kartu kredit yang selama ini berlaku. "Jangan semua bunga berbunga, sekali aja bunganya, meterai kok bunga berbunga, itukan tidak betul," katanya.

BI juga akan mengatur beberapa hal agar nasabah kartu kredit mengetahui jumlah tagihannya dengan pemberitahuan reguler ke nasabah, sehingga bisa mengikuti jumlah yang harus dibayar.

Darmin menambahkan, pihaknya meyakini kebijakan ini tidak akan menekan industri kartu kredit karena dengan aturan ini perkembangan kartu kredit menjadi lebih aman.

"Kita tidak ingin perkembangan kartu kredit meledak tapi aturan mainnya terlalu longgar, harus ada aturan main yang cukup jelas. Kita pilih perkembangan pertumbuhan yang masuk akal tetapi lebih safe daripada perkembangan yang berlebihan tapi safety kurang," katanya.
(ANT)
Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © 2011

Sensus pajak baru terealisasi 40 persen

Jumat, 4 November 2011 14:42 WIB 


SENSUS PAJAK KELILING. Petugas pajak menggunakan mobil keliling, memberikan penjelasan kepada anggota TNI yang hendak mengurus kartu NPWP usai launching perdana sensus pajak nasional di Banda Aceh, Aceh, Jumat (30/9).(FOTO ANTARA/Ampelsa)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Target realisasi Sensus Pajak Nasional (SPN) yang ditargetkan sebanyak 985.000 wajib pajak, ternyata hanya terealisasi 40 persen hingga akhir Oktober 2011.

Demikian disampaikan Ketua Harian Sensus Pajak Nasional Direktorat Jenderal Pajak Hartoyo saat ditemui di kantor pusat Ditjen Pajak, Jakarta.

"Dari target sebanyak 985.000 wajib pajak, hingga akhir Oktober ini baru terealisasi 40 persen," kata Hartoyo.

Hartoyo menjelaskan penurunan penerimaan wajib pajak ini dikarenakan sosialisasi kepada wajib pajak yang belum maksimal.

Selain itu, katanya, pemicu penerimaan wajib pajak ini karena adanya oknum yang mengatasnamakan pegawai Ditjen Pajak yang mendatangi para wajib pajak.

"Dari kategori I yang bersedia memberi informasi itu baru mencapai 55,8 persen atau yang masuk sampai dengan Oktober ini 394.177 untuk formulir isian sensus," tukas dia.

Sementara itu, Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Dedi Rudaedi mengatakan bahwa masih banyak kendala yang dihadapi oleh lembaga keuangan tersebut mengingat sosialisasi yang masih kurang.

Oleh sebab itu, pihaknya tidak heran jika pencapaian SPN itu tidak sesuai target. "`Non sense` kalau di DJP itu tidak ada masalah," ujarnya.

Berikut hasil SPN hingga akhir Oktober 2011, yaitu kategori II yang menolak sensus sebesar 5,5 persen, dan hal itu dikarenakan banyak yang sudah memiliki NPWP. (KR-TRT/B012)

Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © 2011

Jasa Marga bangun jalan tol di Bali


Jumat, 4 November 2011 14:46 WIB 

Nusa Dua (ANTARA News) - PT Jasa Marga Tbk berencana membangun jalan tol di atas air laut sepanjang 11 kilometer di kawasan Provinsi Bali.

"Jalan tol tersebut nantinya akan menghubungkan kawasan Kota Denpasar dengan wilayah Nusa Dua yang berada di wilayah Kabupaten Badung," kata CEO PT Jasa Marga Tbk Frans S Sunito usai talkshow Indonesia Economic & Business Outlook 2012.

Dia menjelaskan, pembangunan jalan tersebut bertujuan untuk mengurangi kemacetan yang saat ini sering terjadi di jalur Denpasar menuju kawasan Nusa Dua.

Menurut Frans, selain menghubungkan Denpasar-Nusa Dua, jalan tol tersebut akan mempermudah akses menuju Bandara Ngurah Rai dari kedua kawasan tersebut.

"Jalan tol itu jika sudah beroperasi akan langsung menghubungkan Pelabuhan Benoa langsung menuju kawasan Nusa Dua dilengkapi jalur menuju bandara Ngurah Rai," ujarnya.

Frans mengatakan, jika rencana pembangunan tersebut terlaksana dengan baik, maka jalan tol tersebut adalah yang pertama dibangun di daerah tujuan wisata internasional itu.

Menurut dia, dipilihnya pembangunan jalan tol di atas air laut tersebut karena selain untuk mengatasi kemacetan juga sangat berpotensial untuk memperoleh pendapatan.

"Jalan itu nantinya akan dioperasikan seperti jalan tol di wilayah lainnya di Tanah Air, yakni sistem membayar yang diterapkan bagi penggunanya," ujarnya.

Frans mengaku, saat ini pihaknya sedang melakukan proses tender dengan pemerintah guna menentukan dana untuk pembangunan jalan tersebut.

"Mengenai alokasi anggaran pembangunannya masih belum ditentukan sebab kami sedang melakukan proses tender dengan pihak terkait," ujarnya.

(KR-IGT/I006)
Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © 2011

Tangis panjang calon haji yang ditelantarkan

Tangis panjang calon haji yang ditelantarkan

Jumat, 4 November 2011 10:50 WIB 

Setiap tahun, calon-calon haji tak jadi berangkat haji gara-gara pengurusan haji oleh sejumlah pihak swasta yang tidak profesional. (ANTARA/Zabur Karuru)
saya setor sebesar Rp53 juta. Uang itu merupakan hasil jerih payah saya sebagai petani"
Berita Terkait
Video
Mataram (ANTARA News) - Puluhan tetangga dekat yang hadir pada hajatan di senja itu silih berganti menyalami dan merangkul erat satu pasangan suami istri calon anggota jamaah haji asal Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Air mata haru namun penuh kebahagiaan tak absen tumpah selama ritual sebelum para calon haji berangkat ke Tanah Suci.

"Alhamdullilah, tahun ini kami bisa berangkat menunaikan ibadah haji. Kami mohon doa restunya," ujar M. Syamsir, si calon haji itu kepada para tamunya.

Hajatan usai, keesokan harinya di pagi buta, Syamsir dan sejumlah calon haji lain yang menyetor lewat skema Ongkos Naik Haji (ONH) Plus, bergegas menyeberang pulau menuju Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Seperti diminta petugas PT Alharomain Sumbawa, para calon haji diminta datang ke Hotel Triguna Ampenan, Mataram, guna menunggu kedatangan bus yang akan mengangkut mereka ke Bandara Internasional Lombok.  Dari sana, mereka diterbangkan ke Jakarta untuk kemudian mengangkasa menuju Tanah Suci.

Tunggu lewat tunggu sejak mereka tiba di hotel 30 Oktober lalu, sampai tulisan ini dibuat pun bus yang katanya akan menjemput mereka ke bandara, tidak kunjung datang.

Mereka semua ada 86 orang. Sudah lebih tiga hari mereka menginap di Hotel Triguna Ampenan, dan selama itu pula PT Alharomain Sumbawa menjelaskan kapan mereka diberangkatkan ke Mekkah, Arab Saudi.

"Sampai hari ini belum ada kepastian kami diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah," kata Tundun Laili Kasam (65), calon haji khusus asal Kabupaten Sumbawa, Pulau Sumbawa.

Ternyata bukan hanya Tundun dkk-nya saja yang telantar.  Calon haji dari beberapa kabupaten/kota di Pulau Lombok pun bernasib seperti itu.

Saking lamanya menunggu, beberapa dari mereka nekad berangkat sendiri ke Bandara Internasional Lombok di daerah Tanak Awu, Kabupaten Lombok Tengah. Namun mereka tetap tak menemukan jawaban kapan mereka diangkut pesawat udara.

Tundun menyebutkan PT Alharomain berkantor di Jalan Cenderawasih No. 115, Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa.

"Jumlah uang yang saya setor sebesar Rp53 juta. Uang itu merupakan hasil jerih payah saya sebagai petani," ujar Tundun sambil mengusap keringat yang membasahi dahinya.

Ia tertarik berangkat haji menggunakan ONH plus karena usianya sudah teramat tua. "Saya ingin segera berangkat. Jika lewat jalur pemerintah, tentu harus menunggu kesempatan yang cukup lama," ucapnya lirih.

Namun sampai kini, kata Tundun, perusahaan jasa perjalanan wisata dan umrah itu belum menjelaskan rencana pemberangkatan. "Bahkan, visa dan paspor belum kami terima," katanya.

Pihak perusahaan yang ditunggu-tunggu untuk datang ke hotel tempat Tundun dan calon haji lainnya menginap pun tak tampak batang hidungnya.

Dua kali

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Nusa Tenggara Barat H Lalu Suhaimi Ismy lalu menyarankan para calon haji khusus yang ditelantarkan pihak perusahaan, segera melapor kepada polisi.

"Saya sarankan segera saja melapor ke polisi. Nanti ditembuskan ke kami agar kami bisa merekomendasikan ke pemerintah pusat untuk mencabut izin perusahaan penyelenggara ibadah haji ONH khusus yang menelantarkan mereka," kata Suhaimi.

Suhaimi menegaskan pemerintah tidak bisa bertanggungjawab atas batalnya calon haji itu. Pemerintah tidak bisa berbuat banyak.

Menurut dia, gagalnya calon haji berangkat ke Tanah Suci ini karena biro perjalanan ibadah haji dan umrah yang memberangkatkan mereka tidak menaati aturan jumlah kuota yang diberikan pemerintah pusat.

"Saya yakin kasus itu timbul karena kelebihan kuota. Jika perusahaan itu taat kuota, pasti tidak ada yang telantar. Kuotanya hanya 45 orang, tapi menerima pendaftaran sampai 100, tentu sisanya kemudian menjadi telantar," ujarnya.

Ia mengungkapkan kasus seperti ini sudah berkali-kali terjadi di Nusa Tenggara Barat.

Terulangnya kasus serupa, menurut Suhaimi, antara lain karena korban tidak mau melapor ke pihak berwajib.  Akibatnya, pihaknya pun tidak bisa bersikap untuk meneruskannya ke pemerintah pusat.

"Sampai hari ini tidak ada jamaah calon haji khusus yang melaporkan keluhannya. Kami akan ikut mendukung kalau ada masyarakat yang melapor. Kami turut prihatin atas kesengsaraan yang diterima para jamaah calon haji khusus itu," ujarnya.

Suhaimi menyayangkan komentar anggota DPRD Kota Mataram yang menyalahkan Kantor Kementerian Agama menyusul telantarnya puluhan calon haji khusus itu.  Dia berkilah, itu di luar kewenangan pemerintah.

Sanggah menyanggah terjadi.  Tapi itu tak pernah bisa menghentikan kekecewaan dan tangis panjang calon haji yang dirundung malang dan dijerat tipu.

Saparudin, penduduk Desa Baru Tanah, Kecamatan Moyo Utara, Sumbawa, yang juga "berkemah" di Hotel Triguna Ampenan, mengaku sudah dua kali menjadi korban kekejaman perusahaan pengurusan haji di daerahnya.

"Tahun lalu saya sudah bayar, tapi tidak juga jadi berangkat. Kali ini, juga sudah bayar, tapi kembali gagal," ujarnya dengan suara parau.

Saparudin yang lebih dulu meninggalkan Hotel Triguna Ampenan, telah melaporkan kejadian yang dialaminya kepada Polres Sumbara begitu tiba di kampung halaman.

Satreskrim Polres Sumbawa berjanji akan menyelidiki kasus penelantaran calon-calon haji ini.

Tiba kembali di kampung halaman, Saparudin dan beberapa rekannya yang bernasib serupa, dirangkul erat para tetangga dan sanak saudara.

Kali ini air mata yang mereka titikkan adalah air mata kecewa, duka, bahkan marah. Tak lagi air mata bahagia dan sukacita.

Mereka tak ingin kasus seperti ini tak terulang di masa datang.  Mereka tak ingin lagi melihat sesamanya yang iklas berniat beribadah menjalankan perintah-Nya diakali oleh orang-orang tak bertanggungjawab.

Mereka ingin pihak yang seharusnya melindungi saudara-saudaranya memang kukuh melindunginya.

P004/Z002 
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2011

Membuat bookmarks Firefox

Bookmarks adalah sebuah fasilitas standar yang disediakan oleh semua browser internet. Demikian pula dengan Mozilla Firefox menyediakan fasilitas bookmarks (yaitu sebuah buku catatan elektronik yang dapat menyimpan informasi tentang deskripsi dan url situs/web) sehingga memudahkan pengguna browser untuk mengunjungi situs-situs yang telah di masukkan ke dalam bookmark terssebut.

Untuk melakukan bookmark, bisa lakukan prosedur berikut:

1. Buka sebuah website,
Pada menu bar Firefox pilih Bookmark This page

Menu Bookmark
2. Jika anda tidak ingin mengelompokkan halaman yang di bookmark, maka pada kotak dialog berikut, klik tombol Done

Done Bookmarks3. Jika anda ingin mengelompokkan halaman bookmark,(hal ini berguna jika anda telah melakukan bookmark puluhan atau ratusan halaman, maka dengan pengelompokan halaman akan lebih memudahkan mencari halaman yang diinginkan). saya anggap anda ingin melakukan pengelompokan, maka padah sisi kanan bookmark menu (lihat panah merah) klik Choose
Catatan:
Jika folder yang anda maksud sudah ada, misalkan halaman yang aktif akan disimpan di folder adsense, maka anda hanya perlu klik folder adsense kemudian klik tombol Done)

Buat foder Bookmark4. Klik tombol New Folder

New Folder Bookmark
5. maka akan muncul sebuah folder dengan nama new folder

Multimedia Bookmark firefox
6. Ganti New Folder dengan Multimedia
Klik tombol Done (maka alamat halaman akan tersimpan di folder Multimedia)

Ubah Multimedia Bookmark7. Pada Menubar firefox pilih Bookmark, lihat folder multimedia, klik halaman yang baru anda bookmark tersebut, maka akan langsung didirect ke situs yang bersangkutan.

Uji Bookmark Firefox

Menggunakan Penelusuran Lanjutan Google

Search engine Google mempunyai fasilitas Penelusuran Lanjutan, dengan menggunakan fasilitas google penelusuran lanjutan, maka memudahkan kita untuk memperoleh informasi yang diinginkan. Misalnya, saya hanya ingin google menampilkan link website yang ada file pdfnya, atau file word saja, dan lain lain. Ingin yang berbahasa indonesia atau inggris saja, dan masih ada beberapa pilihan penelusuran lainnya.

1. Coba buka google (www.google.co.id)
pada sebelah kanan logo Google, klik Penelusuran Lanjutan

Google Search
2. masukkan frase atau kata yang akan anda cari misalnya: Modem Nokia N70
Pilih format file yang akan dicari (dalam contoh ini saya memilih pdf)
Masih ada beberapa pilhan lagi yang bisa anda gunakan
Untuk memulai penelusuran klik tombol "Telusuri dengan Google"

Penelusuran lanjutan Google
3. Hasilnya akan tampak seperti di bawah ini

Hasil penelusuran lanjutan google